Lirikan sinis, menatap tajam, menusuk Kontak mata membidik sasaran Tertuju pada satu titik Langkah habis, penelik menyebar Kunci Target, mengintai! Nyali menyusut, menghindar dan lelah Jalan berkabut dan buntu Layaknya buron, halal untuk ditebas Paranoia yang mendekap Langkah menerjang menuju bait berlindung hawa tegang, mencekam masuk, telah terjangkit cemas Kerabat adalah ancaman nyata Wacana jahat, senyawa hitam memeluk Menunggu celah untuk menghabisi Asa perlahan hilang Bukan dunia yang kukenal, hilang dalam keasingan Dicampak, kesepian memeluk, kecewa yang mendekap Garis darah ternoda, putus tanpa arti