Bencana apa ini yang menimpa pada sawah kami?
Kutukan serupa yang terjadi setiap repelita
Penyuluhan sudah kami ikuti sesuai petunjuk
Kenapa semua ini menimpa pada kaum kami
Hama wereng sudah kami basmi setiap tahun
Begitu bahagianya kami jika musim panen setiap tahun
Sawah nan menghijau subur dambaan hati
Tapi tahun ini kenapa kutukan datang lagi
Gagalnya panen raya tahun ini sungguh menyedihkan
Semua hasil kami dari mulai mencangkul sampai penyiraman pupuk sia-sia belaka
Harga bibit dan pupuk yang harganya sangat mencekik leher kaum kami
Tapi kami menyadari bahwa ini adalah kutukan
Masih kurangkah bahwa sesaji yang kami haturkan
Padahal setiap panen kami tak lupa
Menyajikan semuanya sesuai permintaan engkau
Tapi apadaya kaum kami hanya bisa pasrah dan sedih
Semua persawahan kaum kami ludes doserang hama
Inikah yang membuat kami sungguh tidak bahagia
Musnahlah harapan perjuangan kaum kami