Dalam gelap lelah menahan Tenggelam! diam semakin pekat menghitam Terkapar jiwa sesak tersedak Raga terbakar busuk dan lenyap Dibayangi rintih ditakuti bayang Kasat bisik dosa yang samar Raga tanpa jiwa terus dicabik Guratkan luka, luka dan derita Setan, (bangsat), keparat kau, Rampas hidupku dengan segala caramu Racuni aku dengan segala egomu Rasuki jiwa yang tersesat berkarat Hasuti aku dengan dalil fiktifmu Murkai jiwa penuh dosa dan derita Arogansi yang kian meradang Remukan diri terasa jalang Tawarkan surga gelimang hawa Nyatanya busuk semua tak memihak Setan, (bangsat), keparat kau, Rampas hidupku dengan segala caramu Racuni aku dengan segala egomu Rasuki jiwa yang tersesat berkarat Hasuti aku dengan dalil fiktifmu Murkai jiwa penuh dosa dan derita Hey! kau yang tegak angkuh berdiri disana Arogansimu kan melebur dalam sisa bayangku Belukar dogma palsu turut ramai mencela Semakin menyulut ambisi nyali berontaku Rentetan hinaan caci maki terus kau lontarkan Satu persatu kan mati oleh ambisiku Persetan dengan omong kosong caramu Kau parasit, kan ku bakar! Lawan! Hancurkan! Racuni aku dengan segala egomu Rasuki jiwa yang tersesat berkarat Hasuti aku dengan dalil fiktifmu Murkai jiwa penuh dosa dan derita Racuni aku dengan segala egomu Rasuki jiwa yang tersesat berkarat Hasuti aku dengan dalil fiktifmu Murkai jiwa penuh dosa dan derita